Search
  • Afifah Muminah

How to Make A Slip Knot?

Updated: 2 days ago


Slip knot is nothing new for those of you who joined boy scout back in school days or making your tie. A slip knot is a type of knot that can “slip” along the rope.

Slip knot is a great babywearing technique for beginners. It may look easy but also confusing when you first tied it, but when you get the hang of it, it is very handy indeed.

Let’s learn make a slip knot!

  1. Spread the fabrics across your back. Purple tail goes over the shoulder and yellow tail goes under your arm. Purple tail is shorter than yellow tail. Longer tail will be used to make a knot and short tail will be use as the rail

  2. Gathered purple tail and yellow tail. To make it neat and strand by strand. No twisted fabrics

  3. Make a plus “+”. Yellow tail goes on top of purple tail.

  4. Yellow tail goes under purple tail. And then yellow tail goes diagonal between purple tail and yellow chest pass

  5. Let go off yellow tail, to make an “n”. yellow tail parallel with purple tail

  6. Yellow tail goes under purple tail. creating a loop.

  7. Hand inside loop. Grab yellow tail and take it through the loop.

  8. Loose slip knot. Do not put your baby in when slip knot is still loose.

  9. Pull yellow tail to tighten. Leave enough room for the knot to slip through purple tail. When your knot unable to slip, it means you have it too tight.

Selamat mencoba

Bagaimana cara membuat simpul jangkar?

Simpul jangkar bukan hal yang baru bagi kalian yang ikutan pramuka saat sekolah dulu atau menali dasi. Simpul jangkar adalah jenis simpul yang dapat digeserkan disepanjang tali.

Simpul jangkar adalah teknik menggendong yang bagus untuk pemula. Simpul jangkar mungkin terlihat mudah, tetapi juga membingungkan ketika kamu mencobanya pertama kali, tetapi ketika kamu sudah mahir, simpul jangkar sangat membantu.

Mari kita belajar membuat simpul jangkar!

  1. Bentangkan kain sepanjang punggung. Ujung ungu di atas bahu dan ujung kuning dibawah lengan. Ujung ungu lebih pendek daripada ujung kuning. Ujung kain yang panjang akan digunakan untuk membuat simpul dan ujung kain yang pendek akan digunakan untuk rel.

  2. Kumpulkan kain ungu dan kain kuning. Untuk membuatnya rapi dan sealur-sealur. Tidak terlipat.

  3. Buatlah seperti tanda tambah “+”. Ujung kuning di atas ujung ungu.

  4. Ujung kuning di bawah ujung ungu. Kemudian ujung kuning membentuk diagonal antara ujung ungu dan kain kuning yang melewati dada.

  5. Lepas ujung kuning, sehingga terbentuk “n”. ujung kuning parallel dengan ujung ungu.

  6. Ujung kuning di bawah ujung ungu, membuat lingkaran.

  7. Tangan masuk ke dalam lingkaran. Ambil ujung kuning dan bawa melalui lingkaran

  8. Simpul jangkar kendur. Jangan menaruh bayi ke dalam gendongan ketika simpul masih kendur

  9. Tarik ujung kuning untuk mengencangkan. Berikan ruangan yang cukup untuk simpul bergeser disepanjang ujung ungu. Ketika simpul tidak dapat bergeser, artinya simpul jangkar terlalu kencang.

Selamat mencoba


#afifahmmh #gemargendong

#dekapaku

#babywearing

#gendongan

0 views
  • Instagram
  • YouTube
  • Facebook
This site was designed with the
.com
website builder. Create your website today.
Start Now